Penghianatan
Bulan September lalu aku bertemu dengan seorang anak. Aku menganggapnya sebagai anak kecil. karena memang gesture nya seperti itu. Perempuan. Namanya Natalin Shabrina. Aku banyak sekali belajar dari dia. Tapi mulai sekarang mungkin tidak. Aku tidak akan lagi bisa bertukar pikiran dengan dia. Aku tidak akan bertelefon dengan dia seperti yang kulakukan bulan lalu. Aku tidak akan lagi mengetik bersama dia. Menurut ku dia teman terbaik yang aku punya saat ini. Iya menurut ku. Tapi ternyata tidak. Dia bukan teman terbaik. Bahkan mungkin dia bukan orang baik. Dia menghianati aku. Dia merusak semua yang aku punya. dia merusak keyakinan ku. Dia merusak semangat yang aku punya.
Komentar
Posting Komentar